Haruskah Anda Terima Tawaran itu ?
Alih Bahasa oleh Arbono Lasmahadi
Karir anda adalah aspek yang penting dalam hidup anda. Sehingga, sebelum
anda menerima sebuah tawaran pekerjaan, anda perlu melakukan
langkah-langkah yang yang dapat anda ambil untuk dapat meminimalkan
munculnya resiko karena terjadinya perubahan karir. Asumsinya adalah saat
pekerjaan ditawarkan kepada anda , anda sudah dapat membuat keputusan,
dapat mendefinisikan sasaran karir jangka pendek maupun jangka panjang ,
dan rencana anda untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat anda pertimbangkan sebelum anda
mengambil keputusan menerima atau menolak tawaran pekerjaan
1. Diskusikan peran baru anda dengan seluruh anggota keluarga.
Setiap anggota keluarga, dapat diharapkan untuk memberikan pandangan
mengenai pekerjaan yang akan anda terima. Anda sebaiknya mempercayai
naluri yang mereka miliki, dan bahkan anda tidak boleh mengabaikan
pendapat dari anggota termuda sekalipun di dalam keluarga.
Sebagai contoh, sebuah peran baru yang menuntut anda untuk melakukan
banyak sekali perjalanan dinas luar/jauh dari rumah. putra/putri terkecil
anda mungkin akan merasa keberatan karena waktu yang seharusnya dapat
dihabiskan dengan mereka akan tersita oleh perjalana dinas luar/jauh dari
rumah.
Contoh lainnya adalah peran baru yang menuntut anda untuk meninggalkan
tanah air tercinta dan bermukim untuk sementara waktu di negara lain.
Dalam situasi ini peran dan persetujuan keluarga sangatlah penting. Anda
perlu melakukan penelitian yang seksama atas faktor-faktor seperti : karir
ganda, kondisi kehidupan di tempat yang baru, sekolah anak, dan lingkungan
budaya; sebelum mengambil keputusan.
2. Menyelidiki profil perusahaan di dalam lingkungan bisnis (market)
Calon pemberi kerja anda yang prospektif akan meminta referensi mengenai
diri anda. Untuk itu tidak ada salahnya juga bila anda melakukan hal yang
sama terhadap perusahaan yang bersangkutan . Lakukanlah investigasi
terhadap perusahaan yang bersangkutan melalui laporan tahunan mereka,
berbicara dengan klien dan pelanggan mereka. Dengan cara ini anda akan
memperoleh pemahaman yang yang lebih baik tentang perhargaan pasar
terhadap perusahaan tempat anda nantinya bekerja.
3. Pastikan bahwa kondisi keuangan perusahaan stabil
Memang saat ini tidak ada lagi pekerjaan seaman seperti dulu. Namun tidak
ada salahnya untuk memeriksa kondisi keuangan perusahaan. Seringkali
seseorang bergabung dengan sebuah perusahaan dengan sejuta harapan . Namun
pada akhirnya mereka menemukan bahwa janji-janji yang diberikan selama
proses seleksi ternyata tidak realistis, Karena perusahaan tidak memiliki
cukup uang dan sumber daya. Bahkan dalam kondisi yang lebih buruk,
seseorang mulai bekerja dengan sebuah perusahaan, bersamaan dengan
terjadinya pengambil-alihan perusahaan oleh perusahaan lain.
4. Perluas jaringan anda untuk memperoleh pengetahuan
Temuilah sebanyak mungkin anggota tim manajemen dan calon kolega anda di
perusahaan yang baru. Lebih banyak anda berbicara dengan orang-orang
tersebut, anda akan memperoleh perasaaan yang lebih baik tentang kelompok
ini. Langkah ini sebaiknya dilakukan dalam konteks social yang sifatnya
informal
5. Pastikan bahwa budaya yang hidup di perusahaan sesuai dengan anda
Kesalahan yang muncul dalam pemilihan karir, sebagian besar disebabkan
oleh ketidak sesuaian antara budaya yang hidup di dalam perusahaan dan
budaya yang diinginkan oleh seseorang. Struktur manajemen, komunikasi,
harapan-harapan, penyataan misi dari perusahaan, dan sikap terhadap
pengembangan professional yang berkelanjutan, merupakan
indikator-indikator yang penting.
6. Apakah peran yang ditawarkan kepada anda sesuai dengan keseluruhan
struktur ?
Bagaimana sistim jaringan internal yang ada di kantor anda yang baru ?
Bagaimana pengaturan fisik dari tempat kerja anda. Coba lihat tempat anda
nantinya akan bekerja. Lakukanlah kunjungan bila memang diperlukan. Bila
hal tersebut di atas tidak dilakukan, dikhawatirkan bahwa anda akan
bekerja pada lingkungan fisik yang tidak sesuai dengan keinginan anda.
Misalnya anda lebih suka bekerja di dalam lingkungan kerja yang tertutup,
sementara lingkungan kerja yang tersedia buat anda adalah lingkungan kerja
yang terbuka. Bila hal ini baru dilakukan belakangan, maka anda terlambat.
Pada akhirnya anda hanya akan menerima pekerjaan yang ditawarkan bila anda
merasa nyaman dan yakin bahwa perusahaan yang anda inginkan untuk
bergabung memenuhi sasaran pribadi maupun sasaran karir anda, dan
mempunyai lingkungan kerja yang menyenangkan.
(Sumber : Stone J, Raymond., Should You Accept - Human Resources
Management. 3rd Edition, 1998. John Willey &
Sons Australia, Ltd. Alih Bahasa oleh Arbono Lasmahadi)
Jika Anda mempunyai artikel HR,
jangan ragu untuk mengirimkannya kepada kami. Artikel dapat dikirimkan ke
email
Event@HRD-Forum.com